LAPORAN PRAKTIK
MEMBUAT TAS DARI
KEMASAN MINUMAN
Kelas : VIII C
Nama Anggota :
1.
Aufiah Nurul Izah
2.
Elita Mei Tantri
3.
Fenny Nur Fajhriyani
I.
Hari dan Tanggal
Pelaksanaan kegiatan pada hari Juam’at, 3
Maret 2017
II.
Waktu
Waktu kegiatan dimulai pada pukul 07:00 – 09:00
WIB.
III.
Alat dan Bahan
a) Gunting
b) Kemasan
Minuman
c) Kancing
Ceplik
d) Jarum
Jahit
e) Benang
Jahit
IV.
Cara Membuat
1) Mempersiapkan
alat dan bahan yang diperlukan secara lengkap
2) Membersihkan
plastik, kemudian kemasan dipotong agar agar mudah dibentuk
3) Lipatlah
setiap kemasan menjadi tiga bagian
4) Sambung
bagian yang satu dengan yang lain untuk dianyam, bagian satu ke kemasan lain
5) Kemasan
disambung-sambung hingga membentuk tas
6) Setelah
membentuk tas berilah tali panjang atau pendek
7) Penyelesaian
akhir berilah tutup tas yang diberikait
V.
Daftar Harga
|
No
|
Nama Bahan
|
Jumlah
|
Harga
|
|
1
|
Kemasan Minuman
|
363 Bungkus
|
Rp. 20.000.00,-
|
|
2
|
Benang
|
1 Buah
|
Rp. 1.000.00,-
|
|
3
|
Kancing
|
1 Buah
|
Rp. 1.000.00,-
|
|
4
|
Jarum Jahit
|
1 Buah
|
Rp. 1000.00,-
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Jumalah
Total
|
Rp. 22.500.00,-
|
||
VI.
Penutup
A. KESIMPULAN
1) Limbah
plastik dapat dimanfaatkan kembali setelah melalui proses daur ulang
2) Menambah
nilai tambah pada benda tersebut agar bernilai ekonomi tinggi dan dapat menjadi
sebuah peluang bisnis.
3) Dengan
memanfaatkan limbah plastik dapat mendukung program pemerintah “go green” yang
saat ini sedang gencar digalakan oleh berbagai kalangan.
B. SARAN
Sebaiknya
dalam pembuatan kerajian tangan dari limbah seperti ini, sisa bahan yang tidak
terpakai dapat dimanfaatkan kembali untuk dibuat kerajinan tangan lainnya,
seperti yang saya cantumkan di kesimpulan. Dan sebelum menggunakan bahan dari
limbah, sebaiknya dicuci hingga bersih terlebih dahulu mengingat bahan yang
kita gunakan adalah limbah atau sampah yang tentunya mengandung banyak bakteri.
Penulis
sadar bahwa dalam penyusunan laporan ini masih banyak kesalahan yang didapat
mengingat penulis hanya manusia biasa yang tak luput dari salah. Maka itu,
penulis memohon kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca agar
dapat menjadi motivasi bagi penulis untuk lebih baik lagi.